Cara Mengatur Keuangan



Mengatur keuangan dan menghemat uang adalah dua jurus yang sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama masyarakat di perkotaan. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini, saat harga-harga membumbung tinggi dan kebutuhan semakin meningkat. Sementara itu kenaikan pendapatan tidak setara dengan kebutuhan yang semakin bertambah. Berikut ini akan dibahas bagaimana cara mengatur keuangan dan menghemat uang yang dapat kita lakukan, sehingga kita masih bisa menabung.

CARA MENGHEMAT UANG


1.      Catat seluruh pengeluaran rutin setiap bulan
Jurus pertama yang harus kita lakukan adalah mencatat seluruh pengeluaran rutin keluarga setiap bulan, mulai dari kebutuhan belanja setiap hari hingga kebutuhan sekolah anak-anak. Dari catatan tersebut akan diketahui berapa kebutuhan dana rutin setiap bulan keluarga kita, dan apakah pendapatan keluarga selama ini sudah mencukupi. 

2.      Pembagian pengeluaran bulanan
Pengeluaran rutin bulanan keluarga dibagi menjadi beberapa pos, dan kita siapkan beberapa amplop sesuai dengan jumlah pos. Misalnya pos belanja, pos transportasi, pos uang sekolah, dan pos uang saku anak-anak. Kita masukan dana ke dalam amplop sesuai posnya.

3.      Pertimbangkan untuk pengeluaran tak terduga
Apabila ada kebutuhan atau pengeluaran yang tak terduga, maka harus dipertimbangkan dengan matang, apakah pengeluaran itu memang sangat dibutuhkan. Apabila dana yang tersedia sudah tidak cukup, maka harus dicarikan jalan keluar terbaik agar tidak membebani keuangan keluarga.

4.      Disiplin dengan rencana keuangan keluarga
Jurus berikutnya adalah Anda harus disiplin dengan rencana keuangan keluarga yang telah ditetapkan. Apabila Anda tidak dapat disiplin, maka semua jurus sebelumnya tidak akan berarti apa-apa bagi Anda dan keluarga Anda.

5.      Usahakan untuk membayar tunai
Artinya Anda harus meminimalkan penggunaan kartu kredit atau bentuk berhutang lainnya. Penggunaan kartu debit masih diperbolehkan karena yang kita gunakan adalah dana kita sendiri di dalam rekening bank. Bukan dana talangan atau berhutang pada bank seperti penggunaan kartu kredit.

6.      Jaga kesehatan dan selalu hidup sehat
Jurus keenam ini adalah jurus pencegahan agar kita tidak sampai mengeluarkan dana tak terduga yang cukup besar untuk berobat, karena biaya berobat itu sangat mahal. Karena itu, kita harus membiasakan diri dengan hidup sehat dan makan hanya makanan sehat. Kemudian untuk persiapan biaya kesehatan kita dapat mengikuti BPJS atau produk asuransi lainnya.

7.      Hindari persaingan gaya hidup
Persaingan gaya hidup tanpa disadari sering kali menjerumuskan kita pada kehidupan yang boros dan tak terencana. Dan tak ada gunanya untuk kita atau keluarga kita. Hidup sederhana adalah jurus paling ampuh untuk berhemat dalam mengelola keuangan kita.

8.      Jangan gampang tergoda dengan program diskon
Berburu barang diskon adalah saat yang ditunggu-tunggu. Tidak hanya saat hari raya atau hari natal, sepanjang tahun dapat kita temukan berbagai momen untuk diskon. Berburu diskon dapat kita lakukan apabila masih sesuai dengan amplop yang kita miliki. Misalnya diskon minyak goreng dan sabun detergen masih termasuk dalam amplop kebutuhan belanja.

9.      Jangan pergi berbelanja saat suasana hati sedang galau
Berbelanja saat suasana hati sedang galau biasanya akan membuat kita tidak terkontrol. Tanpa kita sadari, kita dapat menghabiskan banyak uang dalam beberapa jam saja hanya untuk melampiaskan kegalauan hati saat itu.


PENGELOLAAN KEUANGAN


Pengelolaan keuangan penting dilakukan agar tidak terjadi besar pasak daripada tiang. Artinya pengeluaran kita melebihi pendapatan yang diterima. Karena itu diperlukan pengelolaan keuangan yang terukur dan terarah. Kunci sukses dalam pengelolaan keuangan adalah disiplin. Sebagus apapun rencana pengelolaan keuangan yang kita miliki tidak akan berhasil apabila kita tidak disiplin dalam pelaksanaannya.

Berikut ini adalah jurus-jurus dalam pengelolaan keuangan, yaitu:
1.      Memiliki tujuan pengelolaan keuangan
Pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif apabila kita mempunyai tujuan atau impian. Misalnya impian untuk mempunyai mobil, membeli rumah, atau mempersiapkan biaya pendidikan anak. Kita akan lebih fokus dan bersemangat dalam mengelola keuangan keluarga.

2.      Memiliki rencana pengeluaran
Kita harus memiliki rencana pengeluaran yang jelas dan tercatat. Tidak ada lagi pengeluaran yang mendadak, yang akan mengakibatkan pengelolaan keuangan kita menjadi berantakan. Pengeluaran yang sifatnya mendadak harus dipertimbangkan dengan matang sehingga tidak mengganggu pengeluaran rutin.

3.      Memiliki rincian pengeluaran setiap akhir bulan
Setiap akhir bulan harus dapat direkap seluruh pengeluaran pada bulan tersebut. Tujuannya untuk bahan evaluasi, apakah pengelolaan keuangan kita sudah sesuai dengan rencana. Apabila belum tercapai, dapat kita tentukan bagian mana yang harus diperbaiki.

4.      Memiliki kemampuan menahan diri terhadap godaan berbagai penawaran
Kemampuan ini jarang dimiliki oleh kaum wanita. Karena itu yang perlu diingat adalah bahwa kita membeli sesuai kebutuhan saja, bukan sesuai keinginan kita.

5.      Memiliki kemampuan mencari dan membandingkan harga
Sebelum membeli suatu barang sebaiknya kita membandingkan harga terlebih dahulu, baik secara online atau secara langsung. Tunggu beberapa waktu sebelum Anda memutuskan untuk membeli suatu barang, terutama barang yang harganya mahal.

6.      Memiliki pendapatan tambahan
Apabila Anda mempunyai hobi atau keahlian, maka Anda dapat memiliki pendapatan tambahan dari hobi atau keahlian Anda tersebut. Misalnya bagi yang punya hobi masak, bisa menjual hasil masakannya atau membuka jasa catering.


TIPS MENABUNG


Berikut ini adalah tips yang mudah dilakukan untuk menabung, yaitu:
1.      Mengurangi makan di luar rumah
Makan di luar rumah, terutama makan di café atau restoran membutuhkan biaya cukup besar. Kalau dilakukan beberapa kali dalam sebulan, maka akan menyedot dana yang besar juga. Berarti mengurangi makan di café dan restoran tiap akhir pekan bersama keluarga dapat kita alihkan untuk tabungan.

2.      Membawa bekal dari rumah
Membawa bekal dari rumah untuk disantap saat sarapan dan makan siang di tempat kerja merupakan penghematan yang cukup besar pula. Selain itu, kita akan mendapat makanan yang sehat dan sesuai selera.

3.      Menyimpan uang receh
Sering kali kita menganggap remeh uang receh yang kita peroleh sebagai uang kembalian. Padahal auang receh itu kalau dikumpulkan atau dimasukkan tabungan akan menjadi besar jumlahnya.

4.      Melakukan investasi
Melakukan investasi merupakan upaya kita dalam menabung, karena investasi yang kita tanamkan kita harapkan dapat berkembang di kemudian hari.

5.      Mempunyai rekening yang berbeda
Memisahkan tabungan menjadi rekening sendiri, yang terpisah dengan rekening gaji atau penghasilan lainnya, dapat menjadi alternatif agar kita dapat disiplin dalam menabung.

6.      Mengikuti arisan
Arisan adalah salah satu cara menabung yang digemari kaum wanita. Alasannya karena arisan itu wajib dan akan ditagih setiap bilan, maka mau tidak mau kita harus selalu membayar setiap bulan. Dan pada saat nama kita keluar dari kocokan arisan, maka kita akan mendapatkan dana yang cukup besar.




EmoticonEmoticon